Selasa, 10 Juni 2014

YAYASAN CERDIKIA INSANI


      Berawal dari keinginan untuk mendirikan sebuah sekolah yang berkualitas yang dapat membentuk siswa yang kreatif, inovatif dan berkarakter.
      Pada saat ini saya bekerja di sebuah sekolah swasta yang terletak di Kabupaten Sukabumi. Di sekolah ini saya mendapat begitu banyak pengalaman dan pelajaran yang berharga. Pengalaman tersebut memang tidak seluruhnya manis, sering kali saya mendapati sebuah pengalaman di mana saya harus tunduk terhadap suatu aturan yang tidak semestinya yang sangat berjauhan dengan pemikiran dan idealis saya yang berkaitan dengan pendidikan di sekolah. Pengalaman tersebutlah yang akhirnya mendorong saya untuk bermimpi membangun sebuah sekolah yang berkualitas sesuai dengan apa yang saya cita-citakan untuk membangun peserta didik yang berkualitas.
      Membangun sebuah sekolah memanglah sangat tidak mudah. Apalagi bagi seorang guru honorer seperti saya saat ini. Untuk itu, saya harus memiliki beberapa planning (rencana) terstruktur agar mimpi tersebut dapat tercapai.
      Saya bukanlah seseorang yang berasal dari keluarga kaya atau pun pejabat. Saya hanya seorang guru SMP yang terlahir dari seorang ayah yang dulunya bekerja sebagai guru SD dan seorang ibu rumah tangga. Saat ini usia saya baru 23 tahun tapi di usia ini alhamdulilah saya dapat menduduki jabatan tertinggi di sekolah yakni sebagai kepala sekolah SMP swasta. Hebat bukan? Tapi hal itu tidak seluruhnya hebat, meskipun saya seorang kepala sekolah saya hanya mendapatkan gajih seperti honorer biasa 700 ribu / bulan. Dengan gajih seperti itu tentu saja tidak akan cukup untuk saya mendirikan sebuah sekolah. Oleh sebab itu, hal pertama yang harus saya lakukan adalah menjadi seorang PNS. Mengapa? Gajih seorang PNS memang tidak besar tetapi setidaknya dengan adanya SK PNS itu saya bisa meminjam uang ke bank untuk membangun sekolah yang saya impikan.  Lalu bagaimana saya dapat hidup? Saya tidak perlu khawatir untuk hidup karena nantinya saya akan memiliki seorang suami. Apalagi suami saya nantinya adalah seorang guru yang juga memiliki bisnis di bidang makanan ringan. Dia adalah kekasih saya saat ini.
      Baik, pertanyaan selanjutnya bagaimana saya menjadi seorang PNS? Bukankah menjadi seorang PNS itu tidak mudah?
Menjadi seorang PNS itu memang tidak mudah, banyak orang-orang berlomba-lomba menjadi seorang PNS dengan cara yang instan yakni dengan membayar sejumlah tariff yang dipasang oleh para pejabat mulai dari kisaran 30 – 70 juta. Apakah saya juga akan melakukannya? Tentu saja tidak selain dari saya tidak memiliki uang sebanyak itu, saya juga takut gajih yang saya dapatkan tidak berkah karena melalui jalan yang tidak baik. Lalu bagaimana? Tentu saja dengan berusaha, berdoa dan bersedekah. Saya yakin dengan kita banya berusaha dengan banyak berlatih soal-soal PNS ditambah dengan berdoa kepada Allah SWT dan disertai dengan banyak bersedekah kepada anak yatim dan orang tua saya yakin muah-mudah hal itu dapat memudahkan jalan saya untuk menjadi PNS.
Lalu apa yang akan saya lakukan saat ini selain belajar untuk menjadi PNS?
      Yang akan saya lakukan selain berusaha belajar menyelesaikan soal-soal CPNS, saya akan belajar mengenai manajemen sekolah. Setelah apa yang saya lalui selama setahun ini menjadi seorang kepala sekolah ternyata memanajemen sekolah itu tidaklah mudah. Untuk itu, sebagai upaya belajar untuk mengembangkan kemampuan saya dalam memenage sekolah mulai saat ini saya akan belajar bagi manajemen sekolah itu dengan belajar dari berbagai sumber. Oleh sebab itu, melalui blog ini saya akan mencoba untuk membagi apa yang saya pelajari tentang managemen sekolah serta bagaimana cara membangun sekolah yang berkualitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar