Berawal dari keinginan untuk mendirikan
sebuah sekolah yang berkualitas yang dapat membentuk siswa yang kreatif,
inovatif dan berkarakter.
Pada saat ini saya bekerja di sebuah
sekolah swasta yang terletak di Kabupaten Sukabumi. Di sekolah ini saya
mendapat begitu banyak pengalaman dan pelajaran yang berharga. Pengalaman
tersebut memang tidak seluruhnya manis, sering kali saya mendapati sebuah
pengalaman di mana saya harus tunduk terhadap suatu aturan yang tidak
semestinya yang sangat berjauhan dengan pemikiran dan idealis saya yang
berkaitan dengan pendidikan di sekolah. Pengalaman tersebutlah yang akhirnya
mendorong saya untuk bermimpi membangun sebuah sekolah yang berkualitas sesuai
dengan apa yang saya cita-citakan untuk membangun peserta didik yang
berkualitas.
Membangun sebuah sekolah memanglah
sangat tidak mudah. Apalagi bagi seorang guru honorer seperti saya saat ini.
Untuk itu, saya harus memiliki beberapa planning (rencana) terstruktur agar
mimpi tersebut dapat tercapai.
Saya bukanlah seseorang yang berasal
dari keluarga kaya atau pun pejabat. Saya hanya seorang guru SMP yang terlahir
dari seorang ayah yang dulunya bekerja sebagai guru SD dan seorang ibu rumah
tangga. Saat ini usia saya baru 23 tahun tapi di usia ini alhamdulilah saya
dapat menduduki jabatan tertinggi di sekolah yakni sebagai kepala sekolah SMP
swasta. Hebat bukan? Tapi hal itu tidak seluruhnya hebat, meskipun saya seorang
kepala sekolah saya hanya mendapatkan gajih seperti honorer biasa 700 ribu /
bulan. Dengan gajih seperti itu tentu saja tidak akan cukup untuk saya
mendirikan sebuah sekolah. Oleh sebab itu, hal pertama yang harus saya lakukan
adalah menjadi seorang PNS. Mengapa? Gajih seorang PNS memang tidak besar
tetapi setidaknya dengan adanya SK PNS itu saya bisa meminjam uang ke bank
untuk membangun sekolah yang saya impikan.
Lalu bagaimana saya dapat hidup? Saya tidak perlu khawatir untuk hidup
karena nantinya saya akan memiliki seorang suami. Apalagi suami saya nantinya
adalah seorang guru yang juga memiliki bisnis di bidang makanan ringan. Dia
adalah kekasih saya saat ini.
Baik, pertanyaan selanjutnya bagaimana
saya menjadi seorang PNS? Bukankah menjadi seorang PNS itu tidak mudah?
Menjadi seorang PNS itu memang tidak
mudah, banyak orang-orang berlomba-lomba menjadi seorang PNS dengan cara yang
instan yakni dengan membayar sejumlah tariff yang dipasang oleh para pejabat
mulai dari kisaran 30 – 70 juta. Apakah saya juga akan melakukannya? Tentu saja
tidak selain dari saya tidak memiliki uang sebanyak itu, saya juga takut gajih
yang saya dapatkan tidak berkah karena melalui jalan yang tidak baik. Lalu
bagaimana? Tentu saja dengan berusaha, berdoa dan bersedekah. Saya yakin dengan
kita banya berusaha dengan banyak berlatih soal-soal PNS ditambah dengan berdoa
kepada Allah SWT dan disertai dengan banyak bersedekah kepada anak yatim dan
orang tua saya yakin muah-mudah hal itu dapat memudahkan jalan saya untuk
menjadi PNS.
Lalu apa yang akan saya lakukan saat ini
selain belajar untuk menjadi PNS?
Yang akan saya lakukan selain berusaha
belajar menyelesaikan soal-soal CPNS, saya akan belajar mengenai manajemen
sekolah. Setelah apa yang saya lalui selama setahun ini menjadi seorang kepala
sekolah ternyata memanajemen sekolah itu tidaklah mudah. Untuk itu, sebagai
upaya belajar untuk mengembangkan kemampuan saya dalam memenage sekolah mulai
saat ini saya akan belajar bagi manajemen sekolah itu dengan belajar dari
berbagai sumber. Oleh sebab itu, melalui blog ini saya akan mencoba untuk
membagi apa yang saya pelajari tentang managemen sekolah serta bagaimana cara
membangun sekolah yang berkualitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar